Aqobah International School, 6 Agustus 2025. Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai AIS Chief Election Day 2025. Pemilihan Ketua Aqobah International School Organization (AISO) periode 2025–2026 ini berlangsung meriah, demokratis, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh siswa.
Enam orang kandidat dari jenjang kelas XI SMA berhasil lolos melalui proses seleksi internal dan berhak maju ke panggung debat terbuka. Dari asrama putra, kandidat yang terpilih adalah M. Nadhir Amrullah, M. Amril Hasan, dan Fatan Nasril Kamal. Sementara dari asrama putri, kandidatnya terdiri dari Jazeera Salsabila H., Nayla Syahla A., dan Aishna Vihirzika E. Dalam sesi debat yang digelar pada Jumat, 1 Agustus 2025, masing-masing kandidat memaparkan visi, misi, serta program unggulan yang mereka rancang untuk memajukan AISO. Sorakan, tepuk tangan, dan dukungan hangat dari para santri menjadikan suasana layaknya debat pemilu sesungguhnya—penuh ide segar dan energi positif.
Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025, melalui proses pemungutan suara langsung. Seluruh siswa memberikan suara mereka di bilik yang telah disiapkan, dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan penuh sportivitas. Hasilnya, kategori Ketua AISO Putra dimenangkan oleh Fatan Nasril Kamal dengan 70 suara, disusul M. Nadhir Amrullah dengan 41 suara, M. Amril Hasan dengan 7 suara, serta 2 suara tidak sah. Sementara itu, kategori Ketua AISO Putri dimenangkan oleh Nayla Syahla A. dengan 41 suara, diikuti Jazeera Salsabila H. dengan 36 suara, Aishna Vihirzika E. dengan 12 suara, dan 2 suara tidak sah.
Kemenangan Fatan Nasril Kamal dan Nayla Syahla A. bukan sekadar angka di kertas, melainkan cerminan kepercayaan mayoritas siswa terhadap kepemimpinan, dedikasi, dan visi yang mereka tawarkan untuk membawa AISO ke arah yang lebih baik. Mr. Masrul Hidayatullah, S.Si, selaku Direktur Aqobah International School, menyampaikan apresiasinya, “Saya sangat bangga melihat semangat demokrasi yang ditunjukkan para siswa. Fatan dan Nayla bukan hanya terpilih karena visi dan program mereka, tetapi juga karena karakter kepemimpinan yang kuat. Semoga mereka dapat menjadi teladan yang menginspirasi teman-teman lainnya.”
Menanggapi hasil pemilihan, Fatan Nasril Kamal berpendapat, “Menurut saya, pemilihan ini bukan hanya memilih ketua, tapi juga memilih arah perjalanan AISO ke depan. Saya senang teman-teman percaya pada saya, dan saya ingin membuktikan bahwa kepercayaan itu tidak salah tempat.” Sementara itu, Nayla Syahla A. mengungkapkan, “Bagi saya, pemilihan ini menunjukkan bahwa semua suara punya kekuatan. Saya ingin memastikan AISO benar-benar menjadi wadah bagi semua siswa, tanpa terkecuali, untuk berkembang dan berkarya.”
Dengan semangat kolaborasi, kedua pemimpin muda ini siap mengemban tanggung jawab besar, menjadikan AISO 2025–2026 sebagai organisasi yang lebih inovatif, inklusif, dan inspiratif. Kepemimpinan mereka diharapkan menjadi teladan bahwa keberanian, kerja sama, dan hati yang tulus adalah kunci dalam memimpin.