Pondok Pesantren Aqobah International School (PP. AIS) kembali menggelar acara stadium general yang bertujuan memperkenalkan konsep 5S (Sort, Straighten, Shine, Standardize, Sustain) kepada santri baru kelas X dan VII. Agenda ini terbagi dalam dua bagian yang berlangsung pada 8 dan 11 Juli 2024, dengan pembicara yang inspiratif dan materi yang menarik, memberikan wawasan baru bagi para santri tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan pesantren.
Pada hari Senin, 8 Juli 2024, Ms. Zuhrotun Nisa, S.Pd, mendampingi sesi pertama stadium general yang ditujukan untuk santriwati. Beliau memaparkan metodologi 5S dan menguraikan pentingnya konsep ini bagi santri dalam menjaga kebersihan dan kerapian diri. "Stadium general ini dirancang untuk membekali santri baru dengan keterampilan dan rasa tanggung jawab yang diperlukan untuk menjaga kebersihan dan kerapian diri di lingkungan AIS. Terinspirasi dari filosofi hidup pemuda Jepang, kami mengintegrasikan sistem 5S dan pendekatan metode KonMari, untuk mengajak santri belajar lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya," ujar Ms. Zuhrotun Nisa. Dalam sesi tersebut, Ms. Zuhrotun Nisa menunjukkan secara langsung tata cara menata lemari, serta mengadakan diskusi interaktif yang melibatkan para santri. Mereka dipandu untuk membangun kebiasaan positif yang tidak hanya mendorong kesejahteraan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kenyamanan dan harmoni sosial di Aqobah International School.
Sesi kedua yang diadakan pada hari Kamis, 11 Juli 2024, didampingi oleh Mr. Alfian Inzia Fusiari, M.Si.P., M.M., yang menyampaikan paparannya kepada santri putra. Dengan tema "Rahasia Pondok Bersih dan Rapi!", beliau menjelaskan pentingnya konsep 5S bagi santri di lingkungan pondok pesantren. "Di lingkungan pondok pesantren, santri harus mampu menjaga kebersihan dan kerapian karena hal ini sejalan dengan pentingnya kebersihan dalam Islam. Melalui konsep 5S, santri diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya," kata Alfian Inzia Fusiari. Beliau menekankan bahwa penerapan konsep 5S tidak hanya akan meningkatkan kualitas hidup pribadi santri, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan teratur di pondok.
Berliana Nur Husna, salah satu santri baru kelas X, memberikan komentarnya setelah mengikuti stadium general tersebut. "Saya sangat terinspirasi dengan sesi ini. Metodologi 5S benar-benar memberikan pemahaman baru bagi saya tentang pentingnya kebersihan dan kerapian. Saya merasa lebih termotivasi untuk menerapkan konsep ini dalam kehidupan sehari-hari di pondok," ujarnya dengan antusias. Berliana berharap konsep 5S bisa membuatnya lebih disiplin dan lebih peka terhadap lingkungan sekitarnya.
Dengan adanya agenda stadium general ini, PP. AIS berharap para santri baru dapat memahami dan menerapkan konsep 5S dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup pribadi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan harmonis di Aqobah International School. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik bagi para santri untuk membangun kebiasaan positif yang akan bermanfaat sepanjang hidup mereka.