Pondok Pesantren AIS kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Salah satu santri terbaiknya, Aryo Jalu Megan R, berhasil diterima di Program Studi Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) melalui jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) tahun 2025.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa para santri tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga mampu bersaing secara akademis di tingkat nasional. Kedokteran UB dikenal sebagai salah satu program studi paling kompetitif di Indonesia, dan Aryo Jalu berhasil menembusnya tanpa jalur tes, murni berdasarkan prestasi dan rekam jejak akademiknya.
Tak hanya itu, santri lainnya, Syaich Adnan Muhannif, juga diterima di Program Studi Ekonomi Islam Universitas Airlangga (Unair), salah satu kampus unggulan di bidang ekonomi syariah. Kedua santri tersebut menjadi contoh nyata bahwa pendidikan pesantren dapat melahirkan generasi yang siap bersaing di berbagai bidang keilmuan, baik sains maupun sosial humaniora.
Direktur Pondok Pesantren AIS, Bapak Masrul Hidayatullah, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian ini. Dalam keterangannya, beliau mengatakan:
“Alhamdulillah, ini adalah kabar yang sangat membahagiakan. Kami bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Aryo dan Syaich. Ini menunjukkan bahwa santri bisa bersaing dan berprestasi, bahkan di jalur yang sangat selektif seperti SNBP. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi santri-santri lainnya untuk terus belajar dan mengejar cita-cita dengan sungguh-sungguh.”
Sementara itu, Aryo Jalu juga turut menyampaikan rasa syukurnya setelah dinyatakan lolos ke Fakultas Kedokteran UB:
“Saya sangat bersyukur. Tidak pernah menyangka bisa diterima di Kedokteran UB lewat SNBP. Terima kasih kepada para ustaz, guru, dan semua pihak di pesantren yang telah membimbing dan mendukung saya selama ini. Semoga ini bisa menjadi langkah awal untuk mengabdi dan membawa manfaat bagi masyarakat.”
Keberhasilan Aryo Jalu dan Syaich Adnan menjadi bukti bahwa pendidikan di Pondok Pesantren AIS tidak hanya membentuk akhlak dan spiritualitas, tetapi juga mampu melahirkan santri-santri yang berprestasi di dunia akademik. PP. AIS memberikan ruang bagi santri untuk tumbuh dalam lingkungan yang mendorong kedisiplinan, tekad, dan semangat belajar tinggi.
Prestasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh santri, khususnya di lingkungan PP. AIS, bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh, doa yang tak putus, dan bimbingan yang tepat, setiap santri memiliki peluang yang sama untuk menembus perguruan tinggi impian dan mewujudkan cita-cita besar mereka.